[Keuangan] CPC: Situasi Selat Hormuz Perlu Dicermati, Pasokan Minyak dan Gas Tetap Stabil dengan Penjadwalan Fleksibel
bellala 央廣5 jam laluDiedit
Menanggapi kekhawatiran publik mengenai pasokan dan penjadwalan minyak serta gas setelah meredanya konflik di Timur Tengah, CPC Corporation, Taiwan mengumumkan dalam siaran pers hari ini (17) bahwa pasokan minyak saat ini tetap stabil. Perusahaan akan terus memantau perubahan situasi internasional dan secara fleksibel menyesuaikan strategi pengadaan.
Mengenai produk minyak, CPC menyatakan bahwa mereka telah menanyakan situasi kepada perusahaan pelayaran dan pemasok yang saat ini berlabuh di teluk. Semua pihak merespons bahwa karena situasinya belum jelas, mereka masih dalam pengamatan. Saat ini, stok minyak nasional berada pada tingkat tinggi, dan pasokan tidak menjadi masalah.
CPC juga menunjukkan bahwa jika Selat Hormuz dipastikan dibuka kembali di masa depan, mereka berencana untuk mengatur kapal untuk memuat di pelabuhan teluk antara bulan Juli dan Agustus untuk mendapatkan sumber minyak mentah yang lebih beragam, termasuk minyak mentah berbasis aspal dan minyak mentah sulfur tinggi, yang juga akan membantu produksi produk sampingan seperti aspal dan sulfur untuk memenuhi permintaan domestik.
Mengenai gas alam, CPC memperkirakan bahwa jika AS dan Iran berhasil menandatangani perjanjian damai pada 19 Juni, yang menyebabkan jalur pelayaran Selat Hormuz secara bertahap pulih, pengiriman gas alam cair (LNG) Qatar diperkirakan akan tiba di Taiwan secara berurutan mulai awal September. Pada saat itu, kargo dan jadwal kapal akan disesuaikan berdasarkan pasokan dan permintaan.
CPC menekankan bahwa mereka akan terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah dengan cermat dan segera menyesuaikan strategi pengadaan serta pasokan minyak dan gas sebagai respons terhadap perubahan pasar internasional untuk memastikan pasokan energi domestik yang stabil. (Editor: Hsu Chia-yuan)
Sumber Tautan: https://www.rti.org.tw/news?uid=3&pid=215052
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
0 orang bereaksi