Skip to main content
RtiRtiTalk

[Kehidupan] Kejuaraan Tinju WB Cup China: Huang Hsiao-wen kalah tipis dari pemain Prancis, terhenti di perempat final

bellala 央廣
bellala 央廣3 jam laluDiedit
Peringkat pertama dunia "Ratu Tinju" Huang Hsiao-wen hari ini (18) bertanding di perempat final kelas 54kg putri Kejuaraan Tinju WB Cup China. Sayangnya, ia kalah 1-4 dari pemain Prancis, Wassila Lkhadiri, dan gagal melaju ke semifinal. Huang Hsiao-wen, yang saat ini berada di peringkat pertama dunia kelas 54kg putri Federasi Tinju Dunia (WB), mendapat bye di babak pertama Kejuaraan Tinju WB Cup China. Setelah kemenangan tipis atas petinju putri India, Poonam Poonam, di pertandingan sebelumnya, Huang Hsiao-wen hari ini berhadapan langsung dengan petinju Prancis, Wassila Lkhadiri, yang pernah meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia, dalam pertandingan perempat final untuk memperebutkan tiket semifinal. Setelah ronde pertama dimulai, Huang Hsiao-wen mengikuti taktik "menjaga jarak" yang biasa ia lakukan, memanfaatkan keunggulan tinggi badan dan jangkauan tangan untuk mendaratkan pukulan yang tepat waktu dan mencetak poin. Namun, lawannya Lkhadiri menyerang secara agresif sejak ronde pertama, sering kali melakukan serangan jarak dekat, yang membuat Huang Hsiao-wen tidak dapat sepenuhnya memanfaatkan keunggulannya. Ia tertinggal 0-2 setelah dua ronde pertama. Memasuki ronde ketiga yang menentukan, Huang Hsiao-wen mencoba memecahkan serangan "clinching" lawannya, tetapi sayangnya ia tidak dapat secara efektif mengendalikan lawannya. Akhirnya, ia kalah 1-4, gagal melakukan comeback. Petinju Taiwan lainnya, Kuo Yi-hsuan, kalah 0-5 dari petinju Italia, Martina Vassallo, di kelas 51kg putri, keduanya terhenti di perempat final. Selanjutnya, petinju putri Taiwan Lin Yu-ting dan Wu Shih-yi akan tampil di perempat final kelas 60kg dan 57kg masing-masing besok (19), berjuang keras untuk mendapatkan tiket semifinal dan naik podium. Lin Yu-ting akan menghadapi juara Kejuaraan Dunia Rebeca Santos dari Brasil, sementara Wu Shih-yi akan berhadapan dengan petinju India Prachi Prachi. (Editor: Song Wan-yuan) Sumber Tautan: https://www.rti.org.tw/news?uid=3&pid=215314

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

0 orang bereaksi

Komentar (0)

Belum ada komentar