PollingBudaya
Pasca gerakan anti-ekstradisi, pemerintah Hong Kong berupaya mendorong 'pendidikan patriotisme' dengan narasi Tiongkok
bellala17 jam lalu
Dalam dua atau tiga tahun terakhir, otoritas Hong Kong berkomitmen untuk mempromosikan 'pendidikan patriotisme' dengan narasi Tiongkok, dengan fokus pada kaum muda. Banyak pihak meyakini bahwa hal ini berkaitan dengan banyaknya pemuda yang berpartisipasi dalam gerakan 'anti-ekstradisi' tahun 2019; penerapan pendidikan patriotisme bertujuan agar mereka memahami kondisi nasional dan perkembangan Tiongkok, sehingga memperkuat sentimen 'cinta tanah air dan cinta Hong Kong'.
Langkah terbaru pemerintah Hong Kong untuk memperkuat pendidikan patriotisme adalah mendorong pemuda Hong Kong untuk menelusuri kembali jalur 'Long March' PKT.
Pemerintah Hong Kong mengumumkan bahwa rangkaian kegiatan pertukaran bertajuk 'Mewarisi Semangat Long March, Melanjutkan Garis Darah Merah—Pemuda Hong Kong dan Makau Menelusuri Kembali Jalur Long March' dimulai hari ini (tanggal 11) di Kota Ruijin, Provinsi Jiangxi, Tiongkok. Kepala Sekretaris Administrasi Chan Kwok-ki secara pribadi menghadiri acara tersebut untuk memimpin upacara peluncuran dan menyampaikan pidato.
Uji coba pemungutan suara
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
0 orang bereaksi