[Internasional] Phuket, Thailand Razia Pekerja Asing Ilegal, 22 Warga Negara Asing Ditangkap
bellala 央廣5 jam lalu
Thai-Taiwan Times hari ini (24) melaporkan bahwa Pemerintah Provinsi Phuket, Thailand terus memperkuat penindakan terhadap pekerjaan ilegal dan perusahaan nomine (Nominee). Petugas penegak hukum baru-baru ini menangkap 22 warga negara asing yang diduga bekerja secara ilegal di Mueang Phuket, termasuk 19 pekerja asal Tiongkok dan 3 pekerja asal Myanmar. Mereka juga memperluas penyelidikan terhadap struktur kepemilikan saham dan sumber dana perusahaan terkait.
Operasi inspeksi gabungan ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Phuket Khettharat Chansin dan dilaksanakan di sebuah lokasi konstruksi di Chalong. Petugas penegak hukum meminta para pekerja asing untuk menunjukkan izin kerja dan dokumen identitas mereka, tetapi ke-22 orang tersebut tidak dapat memberikan bukti yang relevan. Mereka kemudian dibawa ke Kantor Komando Operasi Keamanan Internal (ISOC) Provinsi Phuket untuk penyelidikan lebih lanjut.
Khettharat menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Phuket berulang kali menemukan warga negara asing bekerja secara ilegal, dengan peningkatan kasus yang mencolok terutama pada posisi staf teknis atau mandor di lokasi konstruksi. Beberapa di antaranya melibatkan pekerjaan tanpa izin kerja dan bahkan mungkin terkait dengan model bisnis ilegal.
Faktanya, Phuket dan wilayah selatan lainnya baru-baru ini telah melancarkan beberapa gelombang operasi penindakan terhadap perusahaan nomine. Minggu lalu, pihak berwenang melakukan penegakan hukum serentak di tiga provinsi selatan, termasuk Phuket, menangkap total 48 tersangka Thailand dan asing yang diduga menggunakan nama warga Thailand untuk kepemilikan saham guna menghindari peraturan investasi asing.
Oleh karena itu, cakupan penyelidikan tidak terbatas pada masalah pekerjaan ilegal. Instansi terkait akan terus memeriksa latar belakang perusahaan yang mempekerjakan warga negara asing ini.
Pemerintah Provinsi Phuket mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan kembali "Model Phuket" (Phuket Model), yang sebelumnya digunakan untuk memerangi kejahatan lintas negara. Melalui kerja sama antar-departemen dan analisis teknologi digital, mereka akan melacak pengendali sebenarnya dan penerima manfaat akhir di balik jaringan kriminal.
Wakil Kepala Polisi Phuket Passakorn Sonthikul menunjukkan bahwa polisi juga akan menyelidiki jalur masuk para tersangka dan fasilitator mereka. Mereka juga akan menggunakan alat teknologi untuk meninjau catatan masuk dan keluar historis guna mengklarifikasi apakah ada keterlibatan jaringan perantara pekerja ilegal yang terorganisir.
Pejabat menekankan bahwa perusahaan dan investor asing yang berinvestasi dan menjalankan bisnis secara sah di Thailand tidak perlu khawatir. Fokus penegakan hukum pemerintah adalah pada penindakan pekerjaan ilegal, penghindaran hukum, dan penggunaan perusahaan nomine untuk kegiatan komersial, guna menjaga lingkungan persaingan yang adil dan ketertiban ekonomi nasional. (Editor: Liu Xianghua)
Tautan Sumber: https://www.rti.org.tw/news?uid=3&pid=216384
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
0 orang bereaksi